freelancer

Sekarang ini banyak perusahaan yang tidak hanya mencari pegawai full time tetapi juga mulai tertarik untuk mempekerjakan para freelancer. Selain karena bisa menghasilkan output yang lebih maksimal, dengan organisir yang lebih baik dengan para pekerja lepas, hasil pekerjaan pun lebih memuaskan dan lebih produktif.

Akan tetapi penggunaan freelancer atau pekerja lepas tidak semudah yang Anda kira. Meskipun mengurangi biaya perusahaan, ada beberapa kesulitan yang harus dihadapi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan sribulancer.com, ada beberapa kesulitan yang seringkali dihadapi pelaku UKM dalam mempekerjakan para pekerja lepas, diantaranya  Komunikasi yang terhambat karena perbedaan tempat bekerja, penyelesaian tugas yang terkadang tidak tepat waktu, serta sistem pembayaran yang bervariasi.

Namun jangan khawatir, bagi Anda pelaku UKM yang berniat untuk mempekerjakan atau sedang bekerja sama dengan freelancer, berikut ini ada beberapa tips untuk mengorganisir pekerjaan agar output lebih maksimal.

  1. BANGUN CHEMISTRY SEJAK AWAL

Beberapa freelancer di-hire karena alasan link atau berdasarkan kenalan satu sama lain. Namun, bagaimanapun Anda bertemu atau mengenal freelancer tersebut, ada baiknya untuk membangun chemistry dari awal. Jika freelancer tersebut berdomisili di kota yang sama dengan kantor Anda, sangat dianjurkan untuk mengundang freelancer tersebut untuk interview atau membangun suasana dan berkenalan dengan rekan kerja di kantor lainnya, terlebih lagi jika sang freelancer harus bekerja sama dengan beberapa orang yang terlibat di kantor tersebut. Dengan mengenalkan mereka satu sama lain secara langsung, mereka akan langsung membangun chemistry dan membuat keduanya lebih mudah untuk bekerja sama.

Begitu juga halnya dengan pekerja lepas yang berdomisili di luar kota. Jika tak mungkin mengundangnya datang ke kantor, namun Anda masih memiliki alternatif untuk mengatur jadwal video call untuk berkomunikasi atau berkenalan satu sama lain. Saat mengadakan video call tersebut, ada baiknya Anda mengajak karyawan lainnya yang akan berurusan dengan pekerja lepas tersebut.

 

  1. UNDANG FREELANCER TERSEBUT KE ACARA-ACARA KANTOR

Freelancer memang merupakan outsider yang bekerja untuk perusahaan Anda. Namun, bekerja bukan hanya bekerja untuk memenuhi atau menyelesaikan pekerjaan kantor, namun juga sudah menjadi bagian dari perusahaan Anda. Menjaga komunikasi dengan para pekerja lepas memang hal yang paling utama. Namun, membangun komunikasi di luar jam kantor merupakan hal yang tidak kalah pentingnya juga. Jadi, usahakan untuk tidak hanya berkomunikasi untuk membicarakan pekerjaan, namun ajaklah ia di setiap acara kantor Anda, misalnya di acara tahunan kantor, rapat tahunan, acara buka puasa bersama dan berbagai acara besar lainnya. Dengan begitu, Anda secara tidak langsung sedang memperdalam hubungan chemistry dan juga sense of belongings freelancer tersebut dengan perusahaan Anda.

 

  1. KOMUNIKASI REGULAR ITU PERLU

Setiap freelancer pasti sudah mengetahui jabatan, tugas dan juga KPI-nya masing-masing. Namun, bukan berarti Anda bisa sebebasnya untuk melepas sang freelancer tersebut bekerja. Ada baiknya Anda melakukan komunikasi regular, harian atau mingguan untuk mengecek pekerjaan dan juga mendengarkan pendapat dari sisi sang freelancer. Bentuk komunikasi ini bisa anda pertimbangkan atau sesuaikan kembali dengan kebutuhan. Contohnya, jika sang freelancer dapat menyelesaikan semua pekerjaan dengan lancar, tepat deadline dan juga maksimal, mungkin Anda hanya perlu menjaga komunikasi seminggu sekali untuk memastikan ia tidak mengalami kesulitan atau hanya untuk memberikan bentuk perhatian agar tidak keluar dari SOP yang telah ditentukan.

  1. TERBUKA DENGAN PARA FREELANCER

Meskipun bekerja dari jauh atau dari rumah, namun bukan berarti sang freelancer tak berhak tau hal-hal yang berhubungan dengan pencapaian dan juga kemunduran peusahaan Anda. Dengan sikap transparansi, sang freelancer pasti akan lebih berusaha untuk memaksimalkan hasil dan kontribusi terhadap perusahaan tersebut. Jika Anda bersikap tertutup atau tidak memberikan update perkembangan perusahaan, bukan hal yang mengagetkan bila pekerja lepas yang Anda akan berjalan di tempat.

Mulai dari hasil rapat, KPI serta kemajuan perusahaan ada baiknya terbuka dengan para freelancer. Hal tersebut akan membuat mereka merasa menjadi bagian dari perusahaan Anda dan menjadikan mereka termotivasi untuk melakukan dan memberikan kontribusi yang lebih lagi untuk perusahaan Anda.

  1. ADAKAN EVALUASI

Sama halnya dengan pekerja kantoran yang selalu stand by di kantor, ada baiknya Anda juga mengadakan evaluasi terhadap freelancer tersebut dalam jangka waktu berkala, misalnya satu atau tiga bulan sekali. Dengan begitu, para pekerja lepas tersebut bisa mengetahui bagian mana yang bekerja dengan maksimal dan bagian mana yang perlu ia tingkatkan. Dengan begitu pula, Anda juga akan selalu bisa mendapatkan peningkatkan.

Permudahkan evaluasi bisnis Anda bersama fitur-fitur PROKA.ID! Dengan Proka.ID, Anda bisa pantau dan kontrol seluruh kegiatan operasional bisnis di mana saja dan kapan saja dalam satu genggaman. Sangat simple dan kekinian untuk hasil maksimal dan menguntungkan.

Coba gratis PROKA.ID di sini.